Layanan Pendaftaran

SBU KONSTRUKSI

Cepat, Terpercaya, dan Sudah Terbukti

5+ Tahun

Pengalaman

 – Hari

Kerja

100%

Terpercaya

Apa itu SBU Konstruksi?

Sertifikat Badan Usaha (SBU) Konstruksi adalah bukti pengakuan resmi atas kompetensi, klasifikasi, dan kualifikasi kemampuan suatu perusahaan di bidang jasa konstruksi. Sertifikat ini diterbitkan oleh Lembaga Sertifikasi Badan Usaha (LSBU) yang telah terakreditasi dan dicatatkan di Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK). SBU berfungsi sebagai “ijazah” bagi perusahaan untuk membuktikan bahwa mereka memiliki tenaga ahli, peralatan, dan kapasitas finansial yang memadai untuk mengerjakan proyek konstruksi sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Mengapa Perusahaan Anda Harus Memiliki SBU Konstruksi?

Bagi perusahaan yang bergerak di bidang kontraktor, pelaksana, atau konsultan konstruksi, kepemilikan SBU bukan sekadar formalitas, melainkan kebutuhan operasional yang fundamental. Berikut adalah poin-poin utamanya:

Syarat Mutlak Perizinan (NIB & Sertifikat Standar)

SBU merupakan prasyarat utama untuk memvalidasi Sertifikat Standar dalam sistem OSS RBA. Tanpa SBU yang aktif, perusahaan jasa konstruksi tidak memiliki legalitas yang lengkap untuk menjalankan operasionalnya secara sah di Indonesia.

Sebagian besar proyek pemerintah (APBN/APBD) maupun proyek swasta skala menengah-besar mewajibkan adanya SBU sebagai syarat kualifikasi teknis dalam proses lelang atau tender.

SBU secara spesifik menjelaskan bidang apa yang boleh dikerjakan oleh perusahaan (misalnya bangunan gedung, sipil, atau spesialis) dan seberapa besar nilai proyek yang mampu ditangani berdasarkan kualifikasi perusahaan (Kecil, Menengah, atau Besar).

Dengan memiliki SBU, perusahaan menunjukkan bahwa mereka telah melalui proses audit kompetensi yang ketat, sehingga klien atau pemberi kerja merasa lebih aman dan percaya untuk memberikan kontrak kerja.

Perusahaan konstruksi yang memiliki SBU yang masih berlaku berhak mendapatkan tarif Pajak Penghasilan (PPh) Final yang lebih rendah (sesuai PP No. 9 Tahun 2022) dibandingkan perusahaan yang tidak memiliki SBU.

SBU memastikan bahwa perusahaan beroperasi sesuai dengan standar keamanan dan keteknikan yang berlaku, yang sekaligus memberikan perlindungan hukum bagi perusahaan jika terjadi sengketa teknis di kemudian hari.

Konsultasikan Pengurusan SBU Konstruksi kamu sekarang!